"Gue?" Sauna menganggukkan kepala dengan tangan melambai di udara meminta sauna datang mendekat ke arah mereka. "Iya, lo. Sini," panggil Sauna lagi. Gangika terlihat sangat malu-malu di posisinya. Melihat sahabatnya seperti itu—bukanlah seperti Gangika yang Sauna kenal selama ini. Gadis bertubuh tinggi dengan rambut panjang sepinggang itu berjalan ke arah di mana mereka berdiri. Sedangkan Horizon bergeser ke samping Deon. Dia mengulurkan tangan ke arah pundak Deon. "Lo masih jomlo, 'kan?" bisik Horizon mendapati lirikan Deon. Lelaki itu malah tertawa kecil meresponi pertanyaan Horizon. "Apa Kakak berencana menjodohkanku dengan dengan gadis itu?" Deon mengedikan wajah ke arah kedatangan Gangika ke arah Sauna. "Kamu sangat pekah, Eon. Aku berniat untuk membalas kebaikan kakaknya yang

