BAB 05 - Pertemuan Kedua

1022 Kata

Leonard menggeleng dan mengulas sebuah senyum. "Tidak apa-apa, Ka. Kamu sendirian?" Gangika pun tersenyum seraya mengedikkan bahu. "Seperti yang kamu lihat, Kak. Aku sendirian. Bagaimana denganmu, Kak?" "Agh ... aku sendirian, tetapi aku sedang menunggu sepupuku. Dia sudah hampir tiba. Tapi sejak tadi tidak kelihatan batang hidungnya. Bagaimana? Apa kamu mau bergabung? Daripada sendirian." "Agh, apa itu tidak akan mengganggu kalian, Kak?" Leonard menggeleng dengan ekspresi mengejutkan. "Tentu saja tidak. Aku sangat terhormat kalau kamu mau bergabung dengan kami, Ka." "Wuah ... kalau begitu, aku tunggu pesanan kudatang dong, Kak?" "Nggak usah, Ka. Kakak aja yang ke tempat kamu. Kakak baru pesan teh doang." "Oooo ... oke, Kak." Mendapat kesepakatan, Gangika kini bersiap-siap untuk me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN