Deon sukses membuat Leonard malu di depan Gangika yang juga tersipu dan memerah di kedua pipinya. Tentu saja Gangika tidak siap dengan obrolan dari kedua lelaki di depannya itu. "Apaan sih lo, Eon? Buat malu aja." Leonard dengan kikuk menoleh ke arah Deon dan Gangika sambil menahan malu. "Maaf ya, Ka. Ini sepupu rada gila memang." Gangika ikut tersenyum dan menggeleng kepala sambil menoleh ke arah mereka. "Gak apa-apa kok, Kak. Lagian ... itu hak seseorang, 'kan? Itu pesananku sudah datang. Makan dulu, yuk." Terpaksa Gangika mengubah topik pembicaraan, karena memang makanan yang ia pesan datang. Dia juga ingin segera pergi dari sana untuk mengakhiri pertemuan antara dia dan Deon tentunya yang membuat kesal Gangika, dan cukup membekas di hatinya. "Oh iya, makan yuk," jawab Leonard ikut

