Beberapa hari kemudian. Deon yang akan bekerja sama dengan Horizon di perusahaannya kini sedang berdiri didepan kaca full body yang ada di kamar saat dia memperhatikan pakaian yang ia kenakan hari ini. Mengenakan kemeja berwarna putih polos berlengan panjang membalut tubuh tegapnya, dia tampak sangat berkarisma dan gagah dari pantulan cermin. Lelaki berumur 30 tahun itu sibuk merapikan bawahan kemeja, yang ia masukkan ke dalam celana formal hitam yang ia kenakan. "Udah ganteng kamu, Bang," saut seseorang dari depan pintu. Dengan refleks, Deon menoleh dan tersenyum menyambut kedatangan sang Mama. "Makasih, Ma. Doakan Deon, ya, Ma. Biar bisnisnya lancar." "Amin. Mama yakin kok, Deon pasti bisa karena kamu sudah banyak pengalaman 'kan, waktu di Singapura. Dan kakakmu Hori juga pasti memba

