Ajakan Kencan

1912 Kata

Jona menyuruh Anka menunggu sampai jam pulang sekolah tiba. Cowok itu menyuruhnya menunggu di dekat halte bus nggak jauh dari sekolah mereka. Anka menunggu, lumayan lama. Sempat bosen, ngantuk juga. Tapi dia masih bertahan duduk di sana menunggu Jona datang. Sewaktu Anka melihat cowok itu datang sambil berlarian, Anka bangun memandangi Jona selama beberapa detik. Anka mau tanya, tapi tangannya keburu ditarik sama Jona. “Ayo!” seru Jona lalu menggandeng tangan Anka. “Ke mana?” tanya Anka bingung. “Ke mana aja. Terserah lo mau jalan ke mana.” Mereka jalan beriringan. Anka jadi diam memandangi jari-jarinya yang digenggam Jona. “Lo nggak lagi ngajak gue kencan, kan?” Jona berhenti melangkah. Ia memiringkan badan menatap Anka beberapa detik. Kepalanya mengangguk. “Anggep aja begitu.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN