Tanya Hati bagian ke 2

2982 Kata
jual 4 lagi koran. " Bar ada Sinar Pagi g " Tanya Rais Sahabat ku sesama tukang koran. " Ada.. " Jawab ku. " Tukar sama Pos Kota ya " Katanya " Ya udh ini ambil " Sahut ku. Aku selalu berbagi dengan Rais dan saling mengisi bila dia kekurangan koran, begitu juga Aku. Jam didinding Puskemas Halimun menunjukan pukul 9.00 wib.Akupun bergegas pulang meski 4 lagi koran belum laku,terkadang ku obral dagangan ku yang belum habis di Terminal Manggarai. Jam 10.00 wib Aku udh sampai rumah lalu ku taruh 2 koran Kompas dan Pos Kota di meja tamu.Istirahat sejenak dikamar ku meluruskan kaki yang sedikit lelah berjalan,sambil mendengarkan lagu The Beatles alunan suara John Lennon menyanyi lagu Yesterday begitu kena dihati. Tepat jam 10.45 wib Aku mulai mandi dan siap-siap berangkat kesekolah Saat aku pakai sepatu terdengar ketukan pintu. " Assalamualaikum.. " Suara yang ku kenal dari luar. " Hai Wiwi.. Ayo masuk dulu" Kataku. Aku membukakan pintu.Wiwi pun masuk lalu duduk di ruang tamu. " Aku kira kamu udh berangkat Bar " Seru Wiwi. " Belum lah Aku selalu berangkat jam 11.30 wib kho Wi " Jawab ku. Selesai mengikat sepatu Aku langsung berangkat bersama Wiwi kesekolah. Kebetulan hari ini aku dan Wiwi g pamit ke ibu karena ibu lagi g ada. dirumah. Diperjalanan Wiwi lebih banyak diam dan sebagai pendengar setia saat aku bicara. " Wi pulang sekolah kita mampir ke Warung Mie Ayam 88 yuck " Kata ku mengajak Wiwi. " Boleh.. " Jawab nya. " Kamu udh bicara belum sama pacar kamu tentang itu " Tanya ku. " Bar tak usah bahas dia " Jawab nya seperti kesal nada nya. " Maaf deh Wi.." Sahut ku. Tak berapa lama menunggu,perahu eretan datang, Aku, Wiwi menaiki perahu itu sampai diseberang sana. " Wiwi Aku minta maaf ya tadi " Kataku " G apa-apa Bar, Aku udh g mau membicarakan dia lagi, kan udh ada kamu meski aku belum putus " Jawab Wiwi masih terlihat kesal diraut wajahnya. " Iya aku paham.." Aku, Wiwi melanjutkan perjalanan lagi.Seperti biasa saat menyeberang Aku ada di posisi kanan. Setiba di Terminal Manggarai Aku tak melihat teman-teman kelas ku di sana. " Wiwi, tunggu " Panggil seseorang dari seberang jalan. " Bar kita tunggu Linda teman ku " Dia menghentikan langkahnya,Aku mengikutinya menunggu Linda teman kelas nya menyeberang. " Waah berita baru nih " Kata Linda " Apa sih..emang g boleh ya jalan berdua " Sahut Wiwi. Aku hanya bisa diam mendengar obrolan mereka berdua. " Boleh lah siapa yang larang nona " Celetuk Linda bercanda. " Nama kamu siapa " Tanya Linda ke Aku. Belum sempat Aku jawab Wiwi langsung memotong. " Akbar nama nya " Sahut Wiwi cemberut. " Ih kho yang punya yang jawab " Gerutu Linda. Sampai udh didepan pintu gerbang sekolah. Wiwi langsung tarik tangan Linda kekelasnya. Hari ini hari terakhir perkenalan Siswa-siswi baru di SMA Trisula. Diruang aula udh ramai anak-anak berkumpul. Untuk acara penutupan. Suara musik yang mengiringi Paduan suara terdengar lagi tes soudsistim nya..Seperti biasa Aku nongkrong di warung bakso depan sekolah.duduk di bangku panjang. Dikejauhan Geng ku menuju kesekolah. " Bar..." Sapa mereka bertiga menghampiri ku. " Udh dimulai belum acaranya?" Tanya Amin. " Belum lah ini baru jam berapa " Celetuk ku sama Amin. " To lihat Dia g..?" Tanya ku sama Yanto. " G lihat Aku " Sahut Yanto. " Waah curiga nih Aku " Kata Roy tiba-tiba. " Iya masa Yanto aja yang tahu,kita orang g tahu...!" Seru Amin. " Nanti juga tahu kho.." Jawab ku menenangkan suasana. Ting...ting...ting bunyi bell terdengar tanda masuk kelas. " Selamat Siang anak-anak.. " Salam Bu Maudy Wali kelas 1B. " Selamat Siang Bu" Salam balik anak-anak. " Oya hari ini hari terakhir perkenalan Siswa-siswi baru ya" Kata Bu Maudy. " Iya Bu.. " Jawab Riani " Sekarang kita siap-siap keruang aula sekolah ya.." Kata Bu Maudy. Bu Maudy mengarahkan anak-anak keruang aula sekolah. " Hai Akbar.. " Sapa Riani tiba-tiba disamping ku. " Eh Riani..Aku kira siapa " Sahut ku. " Aku lihat kamu kemarin malam di Pasar Rumput " Katanya. ' Kho kamu g tegur Aku,klu ketemu! " Jawab ku. Waaduh pasti dia lihat Aku sama Wiwi deh gumam ku dalam hati. " Ya g enak lah mau negur, kan kamu nya lagi Berdua.." Sahutnya. Aku diam seperti kena bom waktu saat Riani bilang seperti itu. " Harus sapa donk klu ketemu teman" Kata ku berusaha mengelak klu tiba-tiba dia bilang sama kakak kelas. " Waah kho disini dari tadi Aku cari " Teriak Yanto membuat suasana semakin g jelas. " Aduh perut ku mulas nih." Kataku sambil memegang perut. Aku bergegas dari ruang aula.. " Bar mau kemana.." Sahut Yanto. " Ketoilet " Jawab ku buru-buru menghilang dari pandang mereka. Aku melihat kejadian itu hanya tertawa kecil.Sepertinya akan ada berita yang heboh antar kelas pikir ku dalam hati. Tak lama acara di mulai dengan Paduan suara.menyanyikan 6 lagu dan 4 Tarian yang dipentas. Tarian Jaipong,Tarian Piring,Tarian Topeng, Tarian modern, terakhir pentas Lawak. Paduan suara udh menyelesaikan 5 lagu yang dibawanya dan ini lagu yang terakhir. Tinggal Tarian dan Lawak. Acara perkenalan Siswa-siswi baru sukses dan dapat penilaian dari kepala sekolah Pak Simamora hadir sampai acara selesai. pak Simamora memberi kata sambutan saat penutupan acara perkenalan Siswa-siswi baru di SMA Trisula. " Selamat Sore anak-anak ku tercinta, Bapak bangga dan terharu. Acara ini berjalan baik dan sukses, Bapak ucapkan terima kasih " Kata Pak Simamora dalam penutupan acara perkenalan Siswa-siswi baru. Disambut tepuk-riuh Siswa-siswi SMA Trisula. " Akbar.. " Ada suara yang memanggil ku dari belakang. Aku menoleh kearah suara ternyata Linda. " Bar tadi kamu bareng Wiwi g?" Tanya Linda. " Nah itu yang aku mau tahu juga, tapi Aku bingung mau tanya siapa? Di rumah saat mau berangkat sekolah Aku tunggu dia, kira-kira 20 menit kho g datang juga " Kata ku. " Hari ini Dia g masuk kelas,makanya Aku tanya kamu " Jawab Linda. " Kamu tahu rumah nya" Tanya ku. " Ah g salah ngomong kamu Akbar, kan rumah kamu dekat " Kata Linda. " Memang dekat tapi yang jelas, Aku g tahu rumah nya." Sahut ku " Ya udh habis acara ini kita kesana." Ajak Linda. Jujur hari ini pikiran ku kho jadi g puguh lagu.semakin gelisah jenuh lama-lama disini.Aku buru-buru cari Linda di kelasnya. Aku lihat Dia lagi beres-beres dan siap-siap pulang. " Linda aku tunggu di depan ya..!" Kata ku dari samping jendela. " Iya.. " Jawabnya. Aku langsung balik arah ke pintu gerbang sekolah.Tak lama Linda baru keluar dari pintu sekolah. Aku langsung memberi isyarat tangan bahwa Aku ada disini. Aku, Linda langsung bergegas ke rumah Wiwi. " Kita naik perahu eretan Linda biar cepat sampai rumah Wiwi " Kata ku. " Iya.. " Jawab Linda Sesampai di tempat perahu eretan Aku pegang tangan Linda saat menuruni anak tangga ditempat perahu eretan. " Terima kasih.. " Kata Linda setelah ada didalam perahu. Sampai udh diseberang tempat tinggal ku. " Linda klu rumah ku dari sini lurus,klu Wiwi masuk ke gang ini. Kira-kira kamu tahu g dari Sini ke rumah Wiwi?" Kata ku. " Tahu.. " Jawab nya.mendengar itu Aku sedikit heran. " Emang kamu pernah lewat Sini?" Tanyaku. " Belum, nanti tanya aja sama orang kan beres " Kata Linda. Sampai juga dirumah Wiwi, Linda langsung mengetuk pintu. " Assalamualaikum.. " Linda memberi Salam. Pintu rumah Wiwi pun terbuka. Aku masih berdiri diluar rumah Wiwi. " Eh Linda sama siapa kesini?" Tanya Wiwi.Ternyata yang buka pintu Wiwi. " Berdua Akbar kesini nya" Jawab Linda. " Ayo masuk kedalam.. " Seru Wiwi. Aku, Linda masuk kedalam rumah Wiwi. Jujur Aku g bisa mengucap satu kata pun saat dirumah nya.aku lebih banyak sebagai pendengar,karena Wiwi bicara terus dengan Linda sedang kan Aku tak satupun diajak bicara. 1 jam udh ada dirumah Wiwi setelah Linda minta izin pamit pulang. " Cepat sembuh ya, besok jangan lupa masuk klu udh baikkan " Kata Linda. Wiwi hanya senyum kecil yang terlihat. " Permisi " Kataku " Iya.. " Jawabnya datar. Diperjalanan pulang pun, Aku g banyak tanya dengan Linda karena bagi ku itu bukan urusan Aku. Aku hanya antar Linda sampai tempat perahu eretan. Baru aja Aku keluar dari ruang kantor Guru terdengar suara memanggil ku. " Akbar di panggil Wiwi " Teriak Linda dari jendela kelas nya. Aku diam pura-pura tak mendengar, Aku langsung masuk kekelas ku. Jujur kejadian kemarin sedikit membuat Aku berubah,seperti tak ada apa-apa.Aku punya janji dan itu pasti ku tepati janji ku.Aku akan buktikan bahwa Aku bukan sebuah penghibur,yang bisa dimainkan hati nya oleh orang kesepian. 2 hari ini aku sering mengirim kan puisi di koran dinding sekolah yang di kelolah Osis. Didalam puisi yang ku tulis ada tanda tangan dengan warna merah, tertulis John Dillinger. Ku dengar juga ada nada sumbang setelah orang membaca puisi dan melihat tanda tangan warna merah. " Yang nulis puisi seperti nya marah besar, orang nya pasti aneh, berkepribadian keras " Komentar yang sering ku dengar samar-samar. " Riani nanti pulang bareng yuck " Kata ku ajak Riani. " Oh ada yang main hati nih" Seru Roy suara pelan terdengar. Seperti Roy mendengar saat aku ajak Riani. " Iya Akbar " Jawab Riani. " Jadi berdua aja nih" Canda Roy lagi. G ada Yanto tumbuh satu si Roy yang buat sakit kepala,tapi jujur Aku suka mereka bertiga. Pelajaran jam pertama Pendidikan Moral Pancasila disingkat PMP. " Selamat Siang anak-anakku " Salam Pak Yusuf. " Selamat Siang Pak " Salam balik anak-anak kelas 1B " Ini awal Bapak mengajar pelajaran Pendidikan Moral Pancasila di kelas baru dan murid-murid baru " Kata Pak Yusuf. Mengawali perkenalan nya. " Coba ambil buku nya dan buka,kita baca sama-sama dan ambil kesimpulannya sama-sama " kata Pak Yusuf lagi. Seperti nya teman-teman menyukai cara mengajar Pak Yusuf yang santai g tegang. Suasana hening dikelas. " Akbar boleh Bapak minta tolong ambilkan air minum Bapak diruang Guru " Pinta nya. Aku langsung berangkat ke ruang Guru. Saat aku keluar kelas Aku berpapasan dengan Wiwi dipintu ruang Guru. " Akbar.." Sapa nya. Aku diam tak menjawab, Aku sedikit menghindar dari nya. Jujur Aku seakan tak kenal dia. Aku langsung masuk kedalam mengambil air minum Pak Yusuf. Ingin rasa berteriak dan menangis saat itu, kenapa seperti ini kata ku dalam hati. " Permisi Pak ini air minumnya " Kata ku sambil meletakkan di meja Guru. Aku balik ke meja belajar ku. " Bagaimana anak-anakku,udh jelas?" Tanya Pak Yusuf. " Udh Pak " " Nah sekarang kerjakan lalu kumpulkan bila udh selesai " Jawab Pak Yusuf. Selesai pelajaran PMP. 2 mata pelajaran hanya meninggal kan catatan.mata pelajaran Fisika dan Kesenian.karena Gurunya berhalangan. " Riani jadi g "tanya ku " Jadi... " Sahut nya. " Waah jadi juga nih.." Suara Roy lagi " Jadi apa " Timpal Amin yang sebangku dengan Roy " Jadi malu lah..." Kataku berlalu meninggal Roy,Amin dikelas. Aku jalan pulang sama Riani,ku perhatikan Roy,Amin mengejarku " Akbar tunggu " Teriak mereka. Aku, Riani akhir tunggu mereka berdua di Terminal Manggarai. " Kamu mulai jahat Bar.." Kata Roy Aku,Riani melihat tingkah Roy, Amin hanya cenger kuda. " Habis kalian suka ganggu orang mau berduaan sih" Sahut ku. " Benar.. " Kata Amin. " Tuh mobil kalian 62 udh datang " Seru Riani. " Kasihaaan deh g di ajak " Canda ku Sekarang geng ku tambah satu orang namanya Riani sedikit tomboy orang nya. Riani rumah nya di Magesen dekat rumah bos ku agent koran. G jauh dari Terminal Manggarai. Suasana Sore pun makin berwarna gelap seperti mau turun hujan. " Riani Aku pulang " Kata ku. " Iya aku juga pulang " Jawabnya Akupun pisah di Terminal Manggarai Tiba-tiba langkah ku terhenti seperti ada orang yang menarik tangan ku. Ternyata Wiwi " Akbar " Sapa nya. " Ya ada apa.. " Kata ku tak memandang sedikit pun, wajah nya yang dulu Aku kagumi. " Kamu marah sama Aku kah? " Tanya nya. " Marah buat apa! Kan kamu g salah kenapa Aku mesti marah " Jawab ku " Menurut Aku g perlu dibahas kho" Kata ku lagi. Ku lihat Wiwi terdiam setelah Aku bicara seperti itu. " Aku tahu kho kamu kirim puisi didinding sekolah dengan tanda tangan tinta merah " Sahut Wiwi. " Terus salah ku apa! " Kataku. Aku langsung meninggal kan Wiwi disitu tanpa Aku menoleh lagi kebelakang. " Bar..." Panggil Linda saat aku lagi di kantin. " Ya ada apa " Tanya ku. " Kamu tahu g tadi pagi Wiwi udh di operasi? " Kata linda " Aku hanya tahu seminggu lagi mau operasi dan minta doa nya "Jawabku. " G tadi pagi di operasi nya " Sahut Linda. " Terus Aku harus bagaimana! " Kata ku. " Bagaimana sepulang dari sekolah kita langsung besuk dia kesana " Jawab Linda. Jujur Aku udh g respek lagi dengan Wiwi, apa lagi tentang ke hidupannya. Bagi ku dia ya dia, bukan Aku. Aku tahu kenapa dia berubah meski Dia g mau terus terang. Aku lihat kho dan tahu dia mengumpat, lihat Aku jualan koran. " Lihat nanti ya,bisa atau g nya Aku ikut besuk" Kata ku. " Ya udh nanti kamu tunggu didepan ya " Seru Linda. Ting...ting..ting..bunyi tanda masuk kelas. Aku bergegas keruang kantor Guru mengambil pengaruh dan kapur tulis sebelum jam pelajaran di mulai. Ini hari pertama di mulai mata pelajaran Bahasa Indonesia. " Selamat Siang anak-anak " Salam Bu Ida. " Selamat Siang Bu.. " Salam balik anak-anak serentak. " Hari ini, hari pertama ibu mengajar Bahasa Indonesia dikelas 1B.Ibu rasa bukunya udh punya semua kan, coba buka buku Bahasa Indonesia nya " Kata Bu Ida. Serentak anak-anak mengambil buku nya didalam tas. " Buka halaman pertama dan kita baca sama-sama cerita di buku itu,lalu ambil kesimpulannya. Paham kan anak-anak..! " Kata Bu Ida lagi Suasana kelas hening tak ada yang bicara satupun. Pikiran ku hari ini seperti aneh, bawaannya malas dan ingin cepat pulang. " Akbar coba kedepan " Panggil Bu Ida tiba-tiba. " Iya Bu " Jawab ku langsung kedepan kelas. " Ibu minta tolong kamu ambilkan air minum ibu di ruang sekolah ya " Pinta nya. Saat tadi kedepan pikiran ku udh g jelas, rasa takut udh bercampur.Tiba-tiba Bu Ida memanggil ku. Aku beranjak pergi keruang sekolah ambil apa yang di bilang Bu Ida. " Permisi Bu ini air minumnya" Kata ku meletakkan gelas minum Bu Ida dimeja Guru. Aku balik ke meja belajar ku. " Udh selesai belum anak-anak? " Tanya Bu Ida. " Yang udh selesai coba kumpulkan di meja Ibu " Katanya. Serentak anak-anak mengumpulkan buku di meja Guru. " Akbar coba kedepan dan tulis semua ini dipapan tulis." Bu Ida memberi kan buku soal untuk dicatat. Aku beranjak kedepan, ku ambil buku yang diberi Bu Ida. Selesai menulis semua soal tanya jawab, Aku bergegas ke meja ku lagi. " Anak-anak, catatan yang tadi di tulis Akbar buat PR dirumah. " Kata Bu Ida,sebelum meninggal kan kelas 1B. " Selamat Siang anak-anak " Salam Bu Rahayu Guru Agama. " Selamat Siang Bu " Salam balik dari anak-anak serentak. " Udh punya buku Agama belum " tanya Ibu Rahayu. " Belum Bu.. " Sahut anak-anak " Ok untuk sementara di catatan dulu ya di papan tulis.sebelum punya pegangan buku Agama. " Kata Bu Rahayu. " Iya Bu " " Coba Akbar kedepan, tulis ini dipapan tulis.." Panggil Bu Rahayu Aku kedepan menulis catatan yang diberikan Bu Rahayu.Bersamaan Aku selesai menulis dipapan tulis bunyi bell tanda istirahat terdengar. " Linda " Sapa ku saat aku lewat dikelasnya dari samping jendela kaca " Hai Akbar.." Sahut nya seperti kaget. " Boleh ngomong sebentar 4 mata " Kata ku. Linda pun keluar dari kelasnya. " Aku g ikut kesana " Kata ku. " Kenapa Akbar " Tanya Linda. " Pokoknya Aku g akan kesana,itu aja. Aku kan bukan siapa-siapa hanya sebatas teman tak lebih dari itu " Kata ku. " Kata siapa Akbar " Sahut Linda. " Ya aku lah " Jawab ku. " Akbar dia cerita banyak tentang kamu dan dia suka kamu,itu yang aku tahu karena dia cerita ke Aku" Kata Linda. " Maaf Linda, itu menurut dia cerita kekamu.Tapi yang Aku rasa beda Linda, kita bisa bersandiwara saat kita butuh seseorang meski kita punya pacar. Itu yang aku rasa..! Jujur Aku sayang dan suka dia, tapi semuanya nol besar yang ku lihat " Kata ku. " Kenapa kamu bisa bilang begini " Tanya Linda. " Aku yang tahu dan merasakan itu,dia menghindar saat dia melihat ku jualan koran dan Aku lihat dia saat itu juga. Sebelum kita kerumah dia waktu itu, apa dia ajak Aku.bicara saat itu. Aku tanya kamu" Kata ku. Linda terdiam tak menjawab raut wajahnya mengatakan Iya, seperti yang Aku bilang. " klu dia menganggap Aku ada,tak seperti itu " Seru ku. " Sedikitpun Aku tak diajak bicara " Kata ku lagi.jadi Aku mohon kamu paham kenapa Aku g akan ikut" " Iya aku paham Akbar " Kata Linda " Aku kirim tulisan di majalah atau koran dinding sekolah, dia tegur Aku katanya Aku marah sama dia, itu hak Aku dan Akupun tak ada hubungan pacar atau sejenisnya " Kata ku Tiga hari Aku catat di buku harian ku Wiwi g masuk sekolah, ini hari keempat. Seperti biasa Aku tak langsung masuk kelas, Aku nongkrong dulu diwarung bakso depan sekolah berkumpul dengan Geng ku. " Bar malam nanti nonton yuck di Bioskop Raya " Kata Riani. " Berdua apa berlima " Sahut ku " Berlima lah " Jawab Riani " klu berdua mau.. " Kata ku. " Mau donk " Seru nya, Ku perhatikan Yanto, Roy,Amin tak mendengar apa yang Aku omongkan dengan Riani,jadi aman terkendali. karena mereka lagi asyik makan Mie rebus. Aku, Riani kedalam kelas meninggal kan mereka di warung. Aku keruang Guru dulu ambil penghapus dan kapur tulis,didalam ruang Guru ada Wiwi sedang asyik mengecek artikel-artikel yang masuk. " Akbar " Panggil nya " Iya kak ada apa..!" tanya ku. " Kamu yang tulis artikel ini kan "Katanya memperlihat artikel yang Aku buat. " Iya benar kak " " Bisa diganti g warna tanda tangan nya. " Tegurnya. " Maaf itu ciri khas Aku kak,bila kakak menolak menerbitkan g jadi masalah. Aku tinggal tempel aja sendiri, selesai kan..." Kataku pelan sambil pergi. Pulang sekolah Aku sengaja tunggu Wiwi diwarung depan sekolah. Aku lihat dia baru keluar kelas dengan Linda.. Keluar dari pintu gerbang Aku hampiri dia yang bersama Linda. " Selamat Sore kak, boleh aku omong sebentar " " Wiwi Aku duluan ya " Linda memotong omongan ku. " Kak jangan pergi, kasihan dia dan enak kan klu teman yang tahu bila sesuatu yang terjadi.kak Linda temani dia lebih baik" Kata ku. Wiwi diam tak bicara sepatah katapun,saat Aku lagi ngomong. " Aku hanya ingin tanya ke kakak, satu hal. Kakak punya Hati..?! " Kata ku. " Ya tentu.. " Jawab nya datar. " Tanya Hati..." Sahut ku meninggal kan Wiwi bersama Linda di pintu gerbang sekolah. Meski Wiwi memanggil-manggil nama ku, Aku tetap tak menoleh sedikit pun Itu lah aku....
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN