Chapter 24 : Luka yang Tak Terlihat

2036 Kata

Sisi terpaku melihat sosok suami yang begitu dia cintai sepenuh hati, memilih melepaskan tangannya. Dan menggenggam tangan wanita lain. Seolah dunia milik berdua, itulah perumpamaan yang pantas untuk kedua orang itu. Keduanya sama-sama tenggelam dalam angan tanpa menghiraukan keadaan sekitar. Tulang Sisi seakan diloloskan dari tubuhnya saat melihat Ali menarik tangan Selly untuk masuk ke mobil dan bergegas pergi dari sana. Pria itu sampai melupakan keberadaannya. Disana, di depan sekolah Aisha, Sisi berdiri mematung tak bergerak sedikitpun. Air mata tak mampu dia tahan. Entah berapa banyak air mata yang sudah dia keluarkan untuk Ali. Dan entah sampai kapan, Sisi tidak tau. Yang dia tau kini, hatinya telah hancur. Pria yang dia harapkan bisa menggenggam erat hatinya, menjaga pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN