Rena dan Danu kini tengah duduk di ruang tamu, Rena sibuk dengan ponselnya sementara Danu tengah menikmati kopi yang di buatkan Bibik sambil menunggu sang tukang servis selesai membetulkan showernya. Danu sesekali memerhatikan Gadis yang berada di sampingnya itu, raut wajahnya berubah jutek karena merasa kesal. Bagaimana tidak kesal, Gadis di sampingnya itu terlalu fokus dengan ponselnya itu dan melupakan sosok Pria di sampingnya. Danu menaruh cangkir yang ada di tangannya ke atas meja dalam keadaan kosong. Ia lalu membenarkan duduknya menghadap kearah Gadis itu. "Ekhem... sebegitu menarikkah benda tipis itu di matamu? sehingga kau mengabaikanku" gumam Danu dengan kedua tangan di lipat di d**a. Rena hanya menoleh sekilas kearah sumber suara tersebut lalu kembali menatap ponselnya. Apa

