33. Tersudut

1049 Kata

Perlu waktu lama untuk membujuk Tama agar tidak mengantarku ke rumah sakit. Aku nggak mau Giko dan Danar makin salah paham. Kemunculan Tama yang terlampau sering memang sudah menimbulkan kesalahpahaman. Tapi, tentu saja aku nggak mau dua sahabatku berpikir yang bukan-bukan tentang hubungan kami. Pada akhirnya aku berhasil ke rumah sakit sendiri dengan taksi yang Tama pesankan dari aplikasi ponselnya. Alasannya apalagi kalau bukan demi keamananku. Itu yang dia bilang meski bagiku itu teramat sangat berlebihan. Aku membawa martabak manis dan telur yang aku beli di dekat apartemen. Danar dan Giko pasti butuh camilan. Aku mengetuk pintu kamar rawat Danar sebelum mendorongnya. Kedua lelaki itu langsung menoleh ke arah pintu saat aku masuk. Aku meringis seraya menunjukkan plastik martabak ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN