Aku bertukar jaga dengan Giko. Dia pamit hampir tengah malam. Dalihnya sih ingin menyelesaikan semua masalah dan minta maaf kepada Luffy. Danar sendiri sudah pulas dari pukul sebelas malam. Aku lantas beranjak ke sofa, bergelung di dalam selimut. Aku sempatkan melihat ponsel sebelum memejamkan mata. Ada beberapa chat dari Tama yang belum aku balas. Aku yakin Tama sudah tidur, dan mungkin ponselnya sudah nggak aktif, jadi aku iseng membalas. Namun, siapa sangka aku malah mendapat balasan langsung. Aku melihat tanda online di room chat-nya. Aku baru akan mengetikkan balasan, tapi panggilan video dari dia masuk. Sontak hal itu membuatku terperanjat dan secara refleks membuka selimut. Aku melirik Danar yang tampak tertidur pulas, lalu kembali melirik layar ponsel yang masih menyala. Dengan s

