Siap Makan Hati

1004 Kata

Sesampainya di rumah, Fania dan Hanan turun lebih dulu. Hanan langsung berbalik untuk membantu Malilah dan Arumi keluar dari mobil. Fania mengamati dengan perasaan yang tak bisa diungkapkan. Setelah itu giliran Hanan membantu ibunya yang keluar. "Tolong, kamu gandeng mama!" perintah Hanan pada istrinya sambil bergegas meninggalkan mereka untuk membuka kunci pintu. Fania menggeleng tegas. Bu Ratih pun menatap ke lain arah. Ia berpura-pura tak mendengar ucapan Hanan. Sungguh ia tak berharap Fania membantunya "Sinih, aku gendong Arumi saja. Kamu aja yang gandeng Mama!" titah Fania sambil mengambil alih Arumi dari gendongan Malilah. Malilah mengangguk patuh. Hanan yang sudah membuka pintu menoleh. Walau sedikit heran, namun Hanan cukup senang, karena Fania sudah mau menggendong buah hati

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN