Sang kakak ternyata tidak main-main dengan niatnya untuk membahagiakan sang istri. Dekorasi pernikan bergaya timur tengah itu sangatlah terlihat mewah dan memukau. Husna tidak bisa berhenti berdecak saking kagumnya. Ripan yang melihat tingkah sang istri, hanya tersenyum geli, dan gemas. Beruntung Husna memakai niqab, jika tidak, tentu semua akan melihat jika sejak tadi mulut istrinya terus terbuka. “Kamu ingin pernikahan seperti ini, Dek?” tanyanya sambil mengelus pipi sang istri. Entahlah, Rifan memang sangat menyukai jika tangannya berada di wajah Husna. “Eh?” Pandangan Husna beralih pada suaminya. “E—Enggak juga, ah. Aku hanya takjub saja dengan gaya dekorasinya. Lagian, hal yang paling membuat kita bahagia, bukan terletak dari seberapa mewahnya pernikahan itu, tetapi seberapa besar

