Cuma Salah Paham

1216 Kata

Di tengah rapat perusahaan di dalam ruang kerjanya, Naresh beberapa kali melirik jam tangannya dengan perasaan gelisah. Dia tak sabar lagi menunggu jam dua. Meskipun dia tahu Clay menolak ajakannya, dia tetap akan menunggu Clay di depan lobi gedung. Jika Clay benar-benar tidak muncul, dia pulang ke apartemennya sendirian. Naresh berencana akan pulang lebih awal di hari-hari mendatang menjelang kesembuhan papanya. Dia tidak ingin menyalahkan keadaan atau siapapun sekarang, Naresh mengerti bahwa saudara-saudaranya sudah memiliki kehidupan dan kesibukan masing-masing dan dia tidak ingin mengganggu mereka. Naresh bertekad akan menjaga dan merawat Papa dan mamanya selama-lamanya. Dia tidak lagi memikirkan bagaimana hidupnya kelak atau bahkan pasangannya. "Ini dokumen dari kantor Pak Mario, Pak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN