Chapter 21 : Atasan yang Aneh

1550 Kata

    “Kenapa Anda bisa ada di sini?” tanya Kinan yang kemudian berdiri, saat sadar bahwa laki-laki di belakangnya adalah Damian. Disusul Diandra yang juga ikut memberi salam demgan enggan. Damian menyibak rambut sedikit panjangnya. Di luar jam kerja, biasanya ia memang membiarkan rambutnya tanpa pomade. Penampilan Damian malam ini benar-benar berbeda. Ia terlihat seperti pemuda Ibukota pada umumnya. Dengan setelan kasual yang tetap rapi. “Saya keluar jalan-jalan mencari angin malam. Lalu mampir kemari sebentar,” jawabnya. "Sejak tadi saya sudah duduk di situ," tunjuk Damian ke meja yang berada tepat di belakang Kinan. "Jadi tanpa sengaja mendengar pembicaraan kalian." Kinan menutup mulutnya segera. Tercengang saat sadar mereka sempat membicarakan Damian. Ia bertanya-tanya sejauh mana Dam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN