Vance POV Hal pertama yang kutemui setelah pengusiran Yue adalah sekumpulan manusia tak sabaran yang menatap penasaran padaku. Aku bahkan baru saja menutup pintu kamarku, tapi Mommy sudah mendesakku hingga menubruk pintu itu. "Bagaimana?" tanyanya. Di sambung oleh Daddy di belakang punggungnya, memeluk pundak cebol Mommy, "Lamaranmu diterima?" "Buket bunga Rin sudah bisa diambil?" Malah bocah setan itu sok ikut campur pula, memeluk kakiku dengan tatapan berbinar-binar. Pundakku langsung terasa amat berat, seperti dilimpahkan oleh begitu banyak harapan mereka. Perlahan, aku menggelengkan kepala sambil menghela napas lelah, menatap sayu pada bola mata biru yang sama denganku itu. "Tidak, Yue marah dan menan-" Kepalaku langsung dihantam oleh tinju kecil sekuat banteng itu, bahkan sebelum

