Yue POV Semakin hari, tingkah Vance makin menjijikkan, terlihat seperti parasit tak berguna yang menyebalkan. Membuatku kesal bukan main, muak melihatnya menempeliku seperti itu, jadinya kuputuskan untuk bersikap lebih tegas saat mengusirnya. Aku bersedekap di depan pintu kamarku, menendang lututnya berkali-kali. "Pergi kau! Aku kesal melihat wajah sialanmu setiap saat!" Ia mundur beberapa langkah menghindari tendanganku, mendengus dengan ekspresi wajah yang menyebalkan. "Aku tidak mau!" Kemudian secara tiba-tiba ia mendekat, mengurungku di antara kedua lengannya. "Maafkan aku, maka aku akan berhenti. Kembali seperti dulu Yue, ku mohon..." memohon padaku? Apa dia sedang sakit? Rasanya aneh sekali mendengar nada bicara memelas seperti itu dari manusia angkuh sepertinya. "Sekalipun kau m

