Vance POV Setahun setelahnya, kami baru pindah ke Miami. Semua itu karena beberapa gangguan dari si jalang, serta Yue yang gampang disogok untuk mengundur-undur waktu pindahan. Jadi, bahkan setelah menikah, kami masih saja belum pindah dan sekarang, setelah aku memaksa, kami baru bisa pindah ke rumah baru kami. Yue tampak senang, matanya berbinar saat melihat rumah barunya. “Ini benar-benar seperti rumah tepi pantai yang kuinginkan, desainnya bagus,” komentar Yue. “Tentu saja, kau pikir aku lupa? Aku masih ingat dengan jelas seperti apa rumah yang kau inginkan, perabotnya juga,” balasku. Cebol itu segera berlari ke pintu, membukanya dengan antusias. Senyumannya makin lebar saat melihat isinya, sesuai dengan keinginan. Sementara aku berjalan di belakang, menggendong anaknya yang sama ce

