BAB 97 – WHEN THE LIGHTS FADE Burj Al Arab – The Secret Room Suara statis mendadak memenuhi ruangan, menusuk keheningan dengan nada yang terlalu tajam untuk diabaikan. Cahaya dari layar holografik berkedip dua kali, lalu padam, meninggalkan mereka dalam kegelapan total. Lovania tidak bergerak. Matanya menyesuaikan diri dengan kegelapan, tetapi telinganya menangkap sesuatu yang lebih mengganggu. Bukan suara. Tetapi keheningan yang terasa terlalu terkontrol. Lalu, layar berkedip lagi. Rekaman kembali menyala. — Pria yang terikat itu menggigit bibirnya, matanya bergerak liar seakan mencari sesuatu dalam ruangan gelap itu. Darah mengalir di sisi wajahnya. Tiba-tiba, dia mengangkat kepalanya sedikit, mulutnya bergetar sebelum menyebut satu nama. “—” Suara terputus. Layar langsung

