BAB 78 – BISIKAN DI MEJA EKSCLUSIF Di ruang VIP yang tersembunyi di balik pintu emas berukir, duduklah para old money—pria dan wanita yang tidak hanya memiliki kekayaan, tetapi juga kekuasaan yang diwariskan selama beberapa generasi. Meja marmer hitam di tengah ruangan memantulkan cahaya redup dari lampu gantung kristal. Botol Château Margaux 2009 telah dibuka, dan gelas-gelas kristal berkilauan di tangan mereka. Marco duduk dengan sikap santai, satu lengannya terlipat di atas sandaran kursi, sementara tangannya yang lain memainkan tepi gelas anggurnya. Lovania di sampingnya, memiringkan tubuhnya sedikit, menciptakan aura yang seolah-olah dia tidak hanya diundang ke meja ini, tetapi memang seharusnya ada di sini. Alexander Cavendish menyandarkan tubuhnya ke belakang, mengamati Marco den

