BAB 88 – THE MASQUERADE GAME Dubai, dengan segala kemegahannya, telah menyaksikan lahirnya perjanjian-perjanjian rahasia, kudeta tak kasat mata, dan perang bisnis yang tak pernah tercatat di sejarah publik. Dan malam ini, di dalam ballroom Burj Al Arab, semua itu akan terjadi kembali—dengan topeng dan bisikan sebagai senjatanya. Lovania berdiri di depan cermin antik dengan ukiran emas, jemarinya menyusuri topeng yang akan dikenakannya malam ini. Dibuat khusus oleh seorang seniman Italia, topeng itu dihiasi berlian hitam dan detail renda yang nyaris transparan, menonjolkan tatapan matanya yang penuh misteri. Di belakangnya, Marco berdiri, mengenakan tuxedo hitam Tom Ford dengan dasi kupu-kupu yang terikat sempurna. Dia menatapnya melalui pantulan cermin, auranya seperti bayangan yang men

