Hana masih saja serius menjelajah web sekolah anonim tersebut. Di sana jelas sekali terpampang berbagai macam postingan anonim perihal keluhan, pengakuan cinta juga yang lainnya. Tapi ada satu yang membuat Hana tergelitik untuk melihat postingan yang di unggah sekitar sepuluh tahun lalu tersebut. Postingan tersebut berisi keluhan seseorang terhadap teman sekelasnya yang suka bertindak semaunya. Berperilaku kasar dan melecehkan orang lain tanpa ada yang bisa melawan akibat kuasanya. Bukan, bukan perihal hal di atas. Namun salah satu komentar yang jelas-jelas menyebutkan nama Do Hana sebagai salah satu terduga siswa yang dimaksud. Hal itu benar-benar membuat Hana jadi bertanya-tanya. Bukankah Do Hana sendiri dikatakan sebagai siswa buangan? Ia hanya akan terlihat saat dibutuhkan ataupun

