“Ternyata kau masih belum menyadarinya, ya?” Gadis itu membalikan tubuh. Senyum yang tersemat di wajahnya entah mengapa terlihat mengerikan di mata Lee Yeol. Jelas gadis di hadapannya ini bukanlah Do Hana. Entah mengapa Lee Yeol merasakan hawa lain di sekitarnya secara tiba-tiba. Itu seperti hawa dingin yang terasa aneh dan membuat perasaan tidak nyaman dalam waktu sekejap. “Kau bilang kau mengenalku dengan sangat baik, tapi sudah lebih dari sepuluh tahun kita saling mengenal kau bahkan tidak tahu bagian terkecil dalam diriku,” katanya. Do Hana menatap si lelaki dengan wajah nanar, dua matanya mulai memerah dengan langkah kaki perlahan mendekat ke arah Lee Yeol yang otomatis berjalan mundur ke belakang. “Kang Soora, berhenti bermain-main dan segera keluar dari ruangan ku,” ucap Lee Ye

