Setelah mendapatkan salah satu ponsel dari pengawal itu, Erick buru-buru menghubungi nomor darurat. Tak lama berselang akhirnya telepon seberang sana pun dijawab. “Hallo?” “Hallo, aku adalah Erick Swan. Tolong lacak keberadaan panggilan ini, jangan membunyikan sirine ketika datang ke mari.” Erick langsung berkata dengan cepat. “Erick, kau adalah Erick Swan?” tanya seorang yang saat ini saling berbicara dengan Erick. “Ya, tolong aku.” “Baik, aku akan menyisir ke sana, tunggu sebentar saja.” Erick menganggukkan kepala dengan refleks, ia pun memutuskan sambungan telepon dan memasukkan kembali ponsel itu ke dalam loker. Pemuda itu menghela napas pelan, selanjutnya ia meletakkan kunci loker di tempat yang seperti sebelumnya. Langkah kaki pemuda itu mengendap-endap keluar dari temp

