Seperti hari-hari biasanya aku berangkat ke sekolah.Aku duduk di dalam kelas,tiba-tiba Natha bertanya pada ku.
"Kemarin lo kemana aja sama Arga?" Tanya nya ketus
"Kenapa?" Jawab ku
"Lo ngapain sih deket sama Arga?" Tanya Natha
"Ya kenapa si Nath?Aku juga gamasalahin kamu mau deket sama siapa aja" kata ku
"Dia itu gabaik ya,gua gasuka sama dia" kata Natha
"Kamu juga deket sama Nathalie,tapi aku biasa aja" jawab ku
"Tapi lo bohong sama gue Shil.Lo bilang mau pulang dijemput pak Yanto.Tapi nyatanya? Lo malah pulang sama Arga.Lo pulang berduaan,lo bohongin gue" Kata Natha kesal
"Yaudh .Arga itu maksa ke gue,gaenak kalo gue tolak,lagian dia ga ngapa-ngapain gue,mending kamu urus aja Seshil,pelukan berdua di motor"kata ku
"Pokoknya lo jangan deket sama Arga" kata Natha
"Terserah" jawab ku.
Kelihatan nya Natha sangat kesal
Kepada ku.
"Lo follow instagramnya Arga?" Tanya Natha ingin tahu
"Apalagi sih Nath,cuma saling follow aja,kamu cemburu?" Kata ku sambil melirik mata nya.
"Gue ga cemburu cuma kesel aja sama Arga"kata Natha
"Takut kalah saing?hahahah"tanya ku meledek
"Apaan si lo seshil,ayo makan ke kantin" ajak Natha
"Aku gak mau Nath,lagi malas makan" kata ku.
"Yaudh kalo gak mau,lo mau apa?nanti gue bawain,bakso?batagor?mau apa?" Tanya Natha
"Aku mau Batagor aja deh" jawab ku
"Oke" jawab Natha menyetujui permintaan ku
Natha segera ke kantin,setelah 20 menit kemudian Natha kembali ke kelas.Kulihat wajahnya yang kesal,dia berjalan kearah ku dengan wajah yang cemberut
"Nih jas ujan lo" natha melemparnya kearah ku.
"Dari siapa?" Tanya ku
"Lah lo minjemin jas ujan ke siapa? Ke Arga doang kan?" Tanya Natha kesal
"Ngapain dia kasih ke kamu" tanya ku
"Karena lo ga ada dikantin,nih makanan lo" jawab Natha
"Lah ko Nasi goreng sih,Batagornya mana?" Tanya ku
"Itu dari Arga" jawab Natha
"Dari kamu mana?Batagor ku?tadi kamu janji"
"Gak gue beli,kan udah dikasih Arga" jawabnya judes
Menurut ku ada yang aneh dengan sifat Natha,setiap kali ada cerita tentang Arga dia selalu kesal,sepertinya dia sangat benci sama Arga.
Setelah semua pelajaran selesai,aku memutuskan untuk langsung pulang kerumah,sepertinya Natha masih kesal dengan ku.Tapi bagaimana jika aku meminta maaf kepada Natha.Aku beranikan diri untuk meminta maaf kepada Natha,sejujurnya aku sangat gengsi meminta maaf kepada Natha,untuk apa aku meminta maaf? Aku tidak berbuat salah kepada Natha,tapi untuk memperbaiki suasana dan persahabatan kita aku akan lakukan.
"Natha tunggu!" Kata ku berteriak untuk menahan Natha pergi
"Kenapa?"Tanya Natha
"Aku minta maaf,karena sudah buat kamu kesal,bagaimana jika aku mengajarimu matematika untuk minggu depan? Dan aku boleh pulang bareng sama kamu?" Kataku.
"Hmmmm" kata Natha jual Mahal
Aku tau dia akan memaafkanku,cuma itu hanya strategi dia aja,pura-pura bingung memberi jawaban.
"Oke gue pulang bareng lo,tapi ada syaratnya"kata Natha
"Apa?"tanya ku semangat
"Kita ke cafe dulu,kita belajar disana biar dapat suasana baru.Gimana?lo mau?"tanya Natha
"Okeee" jawab ku senang
Akhirnya rasa kesal Natha sedikit berkurang,aku tidak bisa membedakanya Natha kesal karena cemburu atau memang Natha tidak suka dengan Arga?
Kita jalan berdua menelusuri lorong sekolah menuju arah parkiran motor.Ku lihat dari kejauhan ada ka Arga,apa ka Arga akan mengajak ku untuk pulang bareng lagi? Tanya ku dalam hati.
"Eh Seshil,mau pulang bareng lagi?"tanya Arga
Aku baru saja ingin menjawab pertanyaan Arga,tapi Natha lebih dulu menjawab pertanyaan Arga.
"Sorry bro,Seshil ada belajar kelompok sama gue,jadi dia gak bisa pulang bareng lo" jawabnya ketus
"Oh ya? Gue boleh ikut?" Tanya Arga ke Natha
"Ya gabisa lah bro,lo pulang bareng yang lain aja ya"Kata Natha
Natha segera memeggang tanganku,dan membawa ku pergi ke arah motornya.Aku melihat tatapan Arga yang sangat kesal melihat Natha tidak menghormatinya sebagai kakak kelas.
Tapi aku juga merasa senang saat Natha memeggang tanganku,hmm.... atau mungkin Natha dan aku saling suka? Sepertinya tidak,itu perlakuan yang wajar terhadap seorang sahabat.
Natha memakaikan aku helm dengan hati-hati.menatap matanya saat itu rasanya aku sangat ingin berada didekatnya setiap waktu.Setelah Natha memakaikan ku helm,aku segera menaiki motor Natha,didalam perjalanan rasanya aku tidak pernah sebahagia ini,tertawa lepas,bercanda sepanjang jalan,rasa ini beda bila dibandingkan saat aku bersama Arga.
"Lo tau ga seshil?Gue suka banget sama cafe ini,dulu gue suka kesana sama.." kata Natha
"Sama siapa?"Tanya ku yang berbicara agak teriak karena takut Natha tidak mendengar apa yang aku katakan,wajar saja kita mengobrol di atas motor meneju arah Cafe.
"Bukan sama siapa-siapa" jawabnya sambil tertawa
Kenapa Natha tidak ingin memberitahuku siapa orang yang dia maksud itu.Siapa yang dia maksud?Temanya?Pacaranya?atau Mantanya?
Walaupun dia akan menjawab salah satu perkiraan ku,aku tidak akan marah,menurutku wajar saja.Tapi nyatanya Natha tidak menjawab apapun bahkan mengalihkan pembicaraan nya,yasudahlah mungkin bukan sekarang waktunya Natha untuk bercerita.
Setelah sampai di cafe yang kita tuju,aku segera memilih tempat yang akan kita gunakan untuk belajar.Natha memilih untuk pesan minuman dan makananya.
"Oh itu yang baru mas" tanya pelayan cafe
"Hahahahha"jawab natha tertawa
Percakapan mereka berdua sedikit terdengar dari jauh.Setelah memesan makanan dan minuman Natha menghampiri ku,senyumnya yang manis mengarah kepadaku.
"Kenapa?" Tanya ku kepada Natha
"Kenapa apanya Seshil" jawab Natha
"Yang baru itu apa?" Tanya ku bingung
"Ohhh itu menu yang baru"jawabnya gugup
"Ayo kita mulai belajar" kata Natha
kita mulai belajar materi matematika minggu lalu,agar Natha bisa mendapatkan nilai tambahan.Aku menerangkan semua materi yang Natha tidak mengerti,setelah aku menjelaskan semua materinya,aku memberikan Natha soal latihan agar dia lebih memahami lagi.Saat Natha mengerjakan soal, pelayan cafe datang mengantarkan makanan dan minumanya.
"Ga sama ka alea lagi nih tumben" tanya pelayan cafe
Aku sedikit bingung dengan pernyataan pelayan cafe tersebut.Alea?siapa Alea tanya ku dalam hati
"Haha engga mba,makasih ya" jawab Natha bingung
"Nath ko makanan sama minumanya lama banget?kenapa baru datang?padahal kamu pesan dari tadi,aku lihat disini juga enggak terlalu ramai"tanya ku
"Gue yang minta kok,biar lo fokus ngajarin gue dam gue juga fokus belajarnya hahaa,maaf ya" kata Natha
"Alea siapa Nath?maaf,aku banyak tanya" kata ku ingin tahu
"Bukan siapa-siapa kok"jawab Natha
"Best friend never lie?" Kata ku
"Oke gue cerita tapi gak sekarang Seshil,gue kan lagi ngerjain tugas dari lo" jawabnya mengalihkan pertanyaanku
Iit's okay kata ku,aku juga tidak ingin memaksa Natha,biarkan dia menyesuaikan waktu untuk menceritakan semuanya.Aku kembali menikmati makanan dan minuman ku,rasanya enak menurutku,tapi jika aku mengingat apa yang dikatakan pelayan cafe itu sepertinya Alea sangat dekat dengan Natha,sampai pelayan disini Sangat kenal.Aku akan menanyakannya kepada Elle,mungkin Elle tau semua ini.
Setelah Natha menyelesaikan tugasnya dengan benar,aku dan Natha segera pergi meninggalkan Cafe tersebut.
Diperjalanan Natha begitu banyak bicara untuk menghilangkan rasa Canggung karena pertanyaanku tadi"siapa Alea" tapi aku tetap menikmati hari ini,aku tidak marah sama sekali kepada Natha. Setelah sampai dirumah ku,aku segera turun dari motor Natha.
"Natha makasih ya,buat hari ini" kata ku
"Sama-sama Seshil"katanya sambil tersenyum melihat ku
Aku segera meninggalkan Natha,tetapi Natha tiba-tiba memanggilku kembali
"Seshil" katanya
"Iya?"Jawabku
"Helm nya belum kamu balikin" kata Natha
"Oh iya,ini" jawab ku malu
Aku segera melepas helm dan memberikanya kepada Natha.Sejujurnya,ini adalah hal yang paling memalukan untuk ku.Natha mengambil helmnya dan melambaikan tangan nya kepadaku.Dia benar-benar sangat lucu.Melambaikan tangan nya dan memberikan senyumanya yang khas membuatku sangat bahagia.