Pangeran Kenzie mengamati apa yang ingin gadis itu lakukan. Kenzie dengan terpaksa menerima suapan demi suapan dari tangan Eisha karena tangannya terasa sakit ketika digerakkan. Keduanya tampak merasa gugup dan canggung, namun tetap saja aksi suap dan menyuapi itu tetap berlanjut. Pangeran Kenzie tak pernah terlihat sedekat ini dengan gadis lain selain Eisha tentunya. Bisa dibilang gadis itu cukup beruntung bisa melayani sang pangeran secara langsung. Dan Pangeran Kenzie juga menilai Eisha adalah gadis yang baik, walaupun sering berbeda pendapat dan menjadi temannya bertengkar. Pangeran Kenzie tanpa sadar tersenyum tipis yang bisa dilihat oleh Eisha. Dia bisa tersenyum juga rupanya? batin Eisha. Eisha sangat jarang melihat Permaisuri Celia datang berkunjung ke paviliun teratai emas.

