Malam sunyi bertabur indahnya bintang, ditemani terangnya cahaya bulan seakan menambah keindahan malam itu, Fisa tengah duduk kursi taman, bersandar pada pundak Rian, wajahnya mendongak, menatap ribuan bintang yang menjadi pelengkap malam ini, Satu bulan setelah kepulangan Fisa dari rumah sakit, ia memang sering menghabiskn waktunya di taman seperti ini, bernostalgia kenangan indah bersama Rian. Dan keadaan yang belum sepenuhnya pulih membuat harinya di penuhi dengan perjuangan. Yah... Berjuang untuk mengembalikan tubuhnya menjadi sedia kala, melakukan banyak sekali terapi, hingga akhirnya tubuhnya berangsur membaik. Fisa sekarang sudah bisa berjalan walau belum terlalu normal, hanya saja untuk berlari ia belum mampu. Tentu saja dirinya masih dalam tahap proses, butuh waktu lama untuk

