Setelah cukup lama menempuh perjalanan melawati banyaknya area kemacetan akhirnya kami telah sampai di sekolah. Aku keluar dari mobil dan menunggu Rian. "Yuk..." ajaknya setelah berdiri di sampingku, dan kami mulai berjalan menyusuri koridor sekolah dan jangan lupakan tangan Rian yang selalu menggenggam tanganku "Oh ya. Nanti kamu pulang jam berapa?" Tanyaku "Mmm... Kayak biasa sih. Soalnya gak ada kegiatan hari ini," "Terus masalah caffe gimana, udah beres?" "udah kok kamu tenang aja. Semua udah aku hendle, jadi akhir pekan ini kita punyak banyak waktu untuk dable El" aku tersenyum mendengar penjelasannya, pasalnya akhir-akhir ini Rian terlalu sibuk dengan pekerjaanya yang telah bertambah karna permintaan sang kakek yang menyuruh Rian belajar mengurus perusahaan keluarganya. hingg

