Gina menyeka air matanya dengan kasar dan kemudian membasuh beberapa kali wajahnya yang nampak sembab. Ia kemudian keluar dari kamar mandinya dengan langkah lebar dan membuka walking closet dimana pakaian dan barang pribadinya telah ia rapihkan. Dengan cepat Galina meraih koper miliknya dan memasukkan pakaian miliknya dengan asal dan ia lakukan dengan sambil mengusap air matanya. " Aku nggak mau melanjutkan ini lagi. Aku nggak mau Niko peralat lagi. Dan aku nggak mau peduli apapun soal Tian dan keluarga ini lagi. Aku mau pergi dan aku akan hidup tenang dan akan mencari ayah dengan cara aku sendiri. Niko nggak akan bisa menekan aku lagi dengan informasi tentang ayah." ucap Gina dengan kesal. " Bajingann... Bisa- bisanya dia mukul perempuan! Aku nggak akan memaafkan Niko dan aku akan mem

