Dengan cekatan Gina mengambilkan sarapan untuk Kiraz yang nampak sangat bahagia ketika melihatnya datang dengan semangkuk sereal dan s**u di tangannya. " Mommy... Mau..." ucapnya dengan penuh harap. Gina lalu meletakkan mangkuk tersebut di hadapan Kiraz yang telah ia dudukkan di baby chair sambil menunggu kedatangan mbak Dewi yang sedang membantu Lidya untuk sarapan. " Makan dulu ya..." ucap Gina sambil duduk tepat di hadapan Kiraz yang mulai menikmati sarapannya dengan lahap seperti biasa. " Hari ini, tante banyak kerjaan. Tante mau ke sana tuh. Jadi nanti Kiraz main sama mbak sama mama dulu ya. Ada papa juga. Kiraz jangan nakal." " Iya..." " Jangan suka berantakin mainan. Kasian loh mbak Dewi beresinnya. Kalau Kiraz abis main, mainannya balikin lagi ke kotak ya..." " Iya..." jawab

