Tian memasuki ruang kerjanya dengan tersenyum setelah membalas beberapa sambutan dan uluran tangan beberapa karyawan dan rekan kerjanya. Mereka ikut senang karena kini bos mereka telah kembali dalam keadaan sehat. Setidaknya itulah yang bisa mereka lihat saat ini. Bastian memang tidak begitu ramah dan terlalu sering berinteraksi dengan para karyawannya. Bahkan ia terkesan galak dan tegas dalam soal pekerjaan sekecil apapun. Namun di balik itu, ia juga sangat peduli pada kesejahteraan mereka dan juga keluarganya. Di samping ia juga tampan dan berwibawa, dan itu bisa membuat ia terlihat sangat mempesona para kaum wanita yang bergabung dengan perusahaannya. " Selamat pagi, pak..." sambut sang pengacara yang sudah menunggunya di dalam ruang kerja miliknya. " Pagi. Bagaimana? Apa kamu menemu

