"Suryo, tolong persiapkan semuanya, jangan ada satupun hal yang terlewat!" ucap Dirga di telepon genggam miliknya. Dirga menutup panggilan telepon itu, sejak tadi pria paruh baya yang masih terlihat tampan itu tak sekalipun berhenti tersenyum. Bahkan sang Supir ikut tersenyum melihat tingkah laku sang Bos yang seperti sedang di mabuk kepayang oleh cinta. Mobil mewah yang itu melaju cepat menuju kantor, Dirga sudah tak sabar bertemu Putra semata wayangnya untuk memberi kabar baik itu. Sesampainya di gedung pencakar langit itu, Dirga yang sudah tak sabaran langsung keluar dari mobil dan berjalan cepat menuju ruangan Putranya itu. Dirga menaiki lift dan langsung menekan tombol sepuluh, dimana ruangan Hans berada. Dirga berjalan cepat dan langsung masuk ke dalam ruangan Hans tanpa

