SUNGGUH tak pernah sekalipun Nasya menyukai aura disekitar kampusnya jika matahari sudah terbenam. Tak mengerti kenapa, dirinya selalu memiliki firasat buruk tentang apa yang akan terjadi jika malam sudah datang. Pernah sekali waktu, Nasya pulang pada tengah malam dan ditengah perjalanan dari ruang rapat menuju parkiran kampusnya, ia dikagetkan oleh kucing hitam yang entah darimana berlari kencang dihadapannya. Lalu ada bayangan hitam yang kadang berhasil Nasya tangkap melalui bola matanya sendiri, bersembunyi dibalik semak-semak dan seakan mengikutinya. Pengalaman menyeramkan yang enggan dirinya ulangi, sampai akhirnya kejadian itupun terulang lagi. Dengan posisi dirinya yang terlihat berjalan menyusuri lorong kampus seorang diri, berserta tambahan udara dingin yang menusuk kulitnya, N

