Bel berbunyi. Saatnya pulang! Siswa sebelas IPA dua bersorak kegirangan. Akhirnya pelajaran sejarah telah habis. Mereka yang tadinya pada ngantuk,bahkan ada yang ngiler gara-gara tidur nanggung-nanggung kini melompat seperti mendapat muzizat kesembuhan. "Ji,temeni gue yah." Ajak Devany sembari memasukkan semua alat tulis kedalam tasnya. "Iya, sekarang yah?" Tanya Suji balik sambil mengalungkan earphone. Devany mengangguk pelan. Lalu dia melihat kearah Ciko. Eh dia masih aja asik berbicara sama Maya. "Gak kering tuh mulut ngomong terus sama Maya? Dasar playboy." Bisik Devany geram. Suji melihat Devany lalu melihat Ciko bergantian. "Udah deh,gue tau Lo cemburu" "Gak suka. Bukan cemburu Suji," Ralat Devany. "Iya,beda tipis sih. Yaudah,cabut yuk." "Yuk" Mereka berjalan keluar. Ciko mel

