Ciko melemparkan tas sekolahnya. Dia membuka sepatu lalu membaringkan diri diatas ranjang. Setelah menarik nafas lega,dia melirik kotak di sisi kanannya. Kotak yang Devany beri sewaktu di taman kota tadi. Ciko duduk sambil terkekeh geli. Mengingat Devany benar-benar marah kepadanya adalah suatu hal yang mengasikkan. Lucu. Gemesin. Ciko masih terkekeh apalagi sewaktu Devany terlihat cemburu saat Ciko menggandeng tangan Maya. Yah,itu terlihat jelas dari cara Devany menatap mereka dengan tajam. "Devany... Gue.. Hahahha" Kembali Ciko terkekeh. Dia membuka kotak itu. Ada jaket hitam yang pernah dia berikan sewaktu Devany tembus. Devany marah-marah gara-gara Ciko beliin Suji es krim. "Hahah.. perkara es krim." Kemudian dia membuka jaket itu. Mendadak Ciko menaikkan alisnya. " Ini bukan ja

