23. Pernikahan Kedua

1203 Kata

"Mas ngga apa-apa?" dengan sekuat tenaga Kala menahan air matanya yang rasa-rasanya ingin turun begitu saja dan membantu Atma untuk kembali berdiri. "Kenapa bisa?" ucapnya lagi dengan rasa khawatir yang menghinggap di dalam dirinya. Ya, bagaimanapun ia tak mempercayai apa yang telah dilakukan Lingga pada Atma walaupun yang Kala tahu hubungan mereka akhir-akhir ini memang tak cukup baik. "Ngga, ngga apa-apa kok." Atma sudah berdiri tegap lagi kini ia memandang Kala yang berada di hadapnya, ia tahu wanita itu begitu mencemaskannya sangat kentara dari tatapan wanita itu sekarang. "Ngga apa-apa dari mana?! Itu sudut bibir kamu berdarah, gitu kok. Gimana kamu bisa bilang itu ngga apa-apa?" Atma memegang sudut bibirnya yang tadi Kala katakan berdarah dan ternyata benar saja. Sesekali Atma mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN