Siang ini, Atma menghabiskan Waktunya di sebuah kedai kopi yang tak jauh dari rumahnya. Sebab, ia tak sanggup jika harus berlama-lama di tempat dimana semua tentang Kala masih menempel di sana, bahkan Atma bisa mencium aroma tubuh Kala saat keberadaan Kalapun tak ia ketahui. Tak tahukah Kala jika Atma sungguh tersiksa dengan keadaan saat ini? Atma hanya ingin Kala pulang, berbicara dengannya dan memperbaiki hubungannya dengan Kala. Itu saja. Apa permintaan Atma terlalu banyak dan terlalu sukar untuk diwujudkan? Pandangan Atma berpindah menatap lalu lalang jalan yang tak begitu ramai di hari minggu ini, kemudian Atma kembali menatap ponselnya dan berharap satu notifikasi dari Kala tertera disana. Nihil. Atma membuka kolom obrolannya dengan Kala dan tanpa sengaja ia melihat pembaruan stat

