Frans menatap tajam ke arah Andin, nggak terima banget dengan Andin yang masih mengingat hari ulang tahun Edo. “Inget ulang tahun orang, jangan-jangan lupa ulang tahun suami sendiri,” sindir Frans. Andin geleng kepala, tidak menyangka dengan Frans yang masih saja mencemburui Edo. Andin melingkarkan tangannya pada pinggang Frans. “Nggaklah … aku inget banget ulang tahun kamu. Jangan mikir aneh-aneh …” bisik Andin. Azizah tersenyum melihat interaksi keduanya. Andin menyunggingkan senyumnya kepada Azizah, dia hanya tidak ingin melihat Frans yang akan terlihat menyebalkan, saat cemburunya kambuh. Frans meremas tangan Andin gemas, satu tangannya mendekap tubuh mungil Aslan. Andin nyengir, lebih baik dia menyingkirkan tangannya, dari pada Frans nekat berbuat aneh-aneh. Frans tersenyum, meliha

