Surat pemberitahuan untuk membebaskan sang Raja secepat mungkin secara baik-baik masih dilaksanakan. Sayangnya tak diterima oleh penguasa kerajaan Aru. Begitu kejamnya membuah mentah-mentah surat itu di depan para aparat kerajaan. Bala pasukan yang dia kirim untuk menyerbu istana kerajaan Rurua waktu malam telah ditahan dengan bantuan sihir dari tinta putih, membuatnya tak bisa bergerak bebas. Jika dia memerintahkan perang lanjutan, maka cara yang sama akan digunakan oleh Zaro untuk menangkap semua prajuritnya. Raja Tala akan kehilangan pasukannya lagi dan terus seperti itu sampai dia menemukan solusi yang baru. Sedangkan putranya menghilang entah ke mana. Bersama pelayan setianya yang kini tergeletak tak berdaya di penjara khusus istana kerajaan Rurua, Rezain juga menerima pukulan dahsyat

