35. Kisah Goresan Tinta

4614 Kata

Ayam berkokok memecah keheningan. Di ufuk timur terlihat semburat jingga. Mereka yang masih sadar dengan sisa kekuatannya menatap munculnya matahari. Ada pilu serta sendu yang menyertai. Dia yang membuat semuanya berakhir masih tak berdaya di pelukan sang Pangeran. Tidak ada yang bisa Zaro lakukan. Sangkar ajaib bahkan masih mengurung dua musuhnya. Dengan begitu tega mereka saling mengaitkan tangan pasrah dan merenungi apa yang akan terjadi selanjutnya. Semua usaha yang mereka lakukan sia-sia. Hanya perkara benda ajaib yang sudah bertemu tuannya, mereka jadi gagal. Pertama kalinya Rezain melihat Zaro menangis sambil membekap pelukis muda itu. Pertama kalinya dia melihat kesatria tanggung seperti Zaro tertunduk luruh. Pertama kalinya bagi Nisawa melihat ketulusan yang begitu jelas dan menda

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN