Adegan yang tak seharusnya terjadi itu telah telanjur dilakukan. Garlanda melakukannya dengan penuh semangat, menikmati setiap prosesnya. Dengan ambisi tujuan yang begitu lurus dalam otaknya. Natasha melakukannya dengan keinginan untuk membahagiakan Garlanda di hari-hari terakhirnya. Karena sang kekasih sedang sekarat, itu yang ia tahu. Meski bayang-bayang hancurnya masa depan juga menghantuinya. Terlebih ia adalah pihak wanita, yang akan meninggalkan bekas selamanya jika sampai kehamilan terjadi. Tapi di sini, kehamilan itu lah yang memang menjadi tujuannya. Karena menurut apa yang Natasha ketahui, tujuan dari Garlanda sampai nekat mengajaknya melakukan hal yang tak seharusnya mereka lakukan, adalah karena ia ingin memberi kenangan yang paling berarti bagi Natasha, khusus darinya. Yaitu

