Tale 192

1009 Kata

Sepeninggal orang-orang itu, Felix masih lanjut menatap rumah keluarganya itu. Rasanya ia terhipnotis oleh kerinduan dan juga bayangan akan masa lalu yang begitu indah di dalam rumah ini. Ketika ibu dan kakaknya masih sehat. Sebelum penyakit itu menghancurkan segalanya. Dulu ia dan Garlanda adalah kakak beradik yang kompak. Tidak seperti sekarang. Mereka sempat berbaikan sesaat sebelum Natasha berangkat ke Swiss. Felix ingat hari itu. Hari yang normal baginya di Bern. Di saat tiba-tiba ia mendapat telepon dari kakaknya. Sebuah hal yang sangat jarang terjadi n bahkan bisa dibilang, belum pernah sama sekali terjadi sejak ia berangkat ke Swiss selama bertahun-tahun lamanya. Felix sempat ragu untuk mengangkat telepon itu. Tapi memang pada dasarnya Felix ini orangnya tidak tegaan, ia pun pad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN