Tale 152

1313 Kata

Tak lama kemudian, Niall sudah selesai mencuci motornya. Juga sudah ia keringkan dengan kanebo. Ia membereskan semua selang, sabun, dan segala perlengkapan yang ia gunakan untuk mencuci motor tadi. Selesai, ia kembali memasukkan motornya ke garasi. Kemudian masuk ke rumah. Di dalam, ia langsung disambut oleh Bude Halimah, istrinya Pakde Toni. "Niall, kamu tadi dari mana? Bude lihat ke depan kok nggak ada tadi." Wanita itu tampak khawatir. "Nggak dari mana-mana kok, Bude. Tadi emang sempat ke rumah depan itu. Ngobrol sama yang tinggal di sana. Anak si pemilik rumah mungkin. Kayaknya umurnya nggak jauh dari aku. Tapi aku nggak masuk ke rumahnya kok. Cuman sampai halaman depan aja. Bude nggak nengok sampai sana mungkin, cuman fokus sama halaman rumah ini. Makanya nggak lihat aku ada di sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN