Tangis mengiringi kemana pun brankar ini di dorong sepanjang lorong rumah sakit. Di atasnya sudah ada Higon yang sudah di pasangkan selang oksigen. Tangannya yang lemah, enggan melepaskan tangan Ara yang mengikutinya. Sedangkan di belakang, ada Kendrick yang berlari sambil menarik baju Ara. "Mommy, Daddy kenapa?" Tanya Kendrick kebingungan. Ia tidak mengerti dengan apa yang sedang terjadi sekarang. Namun, melihat Ara yang menangis membuatnya ikutan bersedih. Apalagi ketika melihat Higon yang tiba-tiba diangkat keluar dari ruangan itu setelah Ara yang berteriak meminta tolong. "Ken, tetaplah tarik baju mommy. Jangan lepaskan dan jangan banyak tanya." Perintah Ara. "Oke, mom." Seketika brankar berhenti di dorong di salah satu ruangan. "Maaf, tapi biarkan kami yang menanganinya. Silak

