*** Icha dengan rasa lelahnya menyalakan lampunya, dan menggantung tasnya. Sungguh hari yang melelahkan bagi Icha. Icha melepas sepatu, dan masuk ke dalam kamar mandi, Icha membersihkan tubuhnya, dan mendudukkan tubuhnya di kasur, sembari bersandar di temboknya. Mengambil sebuah buku sketsa dan pensil lalu mulai menggambar, Icha memang memiliki keahlian dalam menggambar. Detik demi detik berlalu, berganti menit. Icha masih sibuk dengan buku sketsanya, sebuah sketsa Dress hampir selesai. Icha menghela nafas lega, walau harinya sangatlah melelahkan, Icha masih bisa meluapkan itu semua dalam goresan goresan di buku sketsanya. Selesai dengan design Dress nya, Icha menggantungnya di dinding dinding kamar kostnya. "It's Clear again," gumam Icha. Icha beranjak ke meja belajarnya, dan mulai

