Aldo merebahkan tubuhnya di ranjang. Tubuhnya terasa begitu lelah karena seharian ini. Pulang pergi menyetir dari luar kota sudah cukup membuatnya kelelahan ditambah pertengkarannya dengan Ayah Asoka tadi benar-benar menguras tenaga. "Mungkin pelan-pelan saja." Kata Aldo dengan santai. Dia tersenyum dan mencoba untuk menghibur hatinya yang sakit karena ditolak oleh keluarga Kekasihnya. Aldo menyalakan musik pop dari penyanyi kesukaannya. Dia mengambil handuk di lemari dan setelah itu dia masuk ke dalam kamar mandi. Mengguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin mungkin akan memulihkan kembali kejernihan pikirannya. Karena esok hari dia harus kembali memikirkan tentang kelanjutan bisnisnya. Bisnisnya itu tidak boleh mati dan harus terus berlanjut bahkan harus lebih besar. Karena dia tidak

