Bab 33

1183 Kata

Aldo menarik napas sejenak sebelum dia mengetuk pintu kayu yang nampak terkunci rapat tersebut. Rumah yang penerangannya minim itu menandakan jika pemiliknya sudah mulai beristirahat untuk menyambut hari esok yang mungkin akan lebih melelahkan. Aldo ingin kembali saja dan meninggalkan rumah itu, namun akalnya tetap memintanya untuk menetap dan menyapa pemilik rumah. Walaupun sapaan itu hanya terucap satu atau dua kata saja, yang penting dia sudah berusaha untuk memperbaiki hubungan mereka. Walaupun nantinya sapaannya tidak mendapatkan balasan yang baik, namun dia sudah berusaha untuk bersikap baik. Tangan Aldo nampak bergetar ketika dia mengetuk pintu kayu itu. Ketukannya tak kunjung mendapatkan balasan, dia kembali mengetuk lagi dengan suara yang lebih keras. Namun tetap saja tidak ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN