Bagas dan orang tuanya serta istrinya masih asik bercanda di ruang keluarga. Mereka seakan-akan tidak memikirkan Asoka yang sedang terpuruk di dalam kamar. Tawa masih terus menggelegar di ruang keluarga. Apalagi tingkah polos Aksa menjadi hiburan sendiri untuk mereka. Namun sejak tadi Bagas memperhatikan Bapaknya dengan lekat. Dia seperti ada sesuatu yang ingin dia tanyakan namun dia urungkan. "Ada apa, Gas?" tanya Pak Ratno pelan kepada Bagas. Dia tahu jika ada sesuatu yang ingin disampaikan oleh putranya. "Ada sesuatu yang membuat Bagas penasaran, Pak." Jawab Bagas dengan jujur. "Katakan!" Balas Pak Ratno singkat. "Bagaimana tadi tanggapan keluarga Aldo?" tanya Bagas dengan pelan. Nana yang mendengar pertanyaan suaminya itu lantas memukul paha suaminya. Kebetulan dia duduk di s

