Bab 69

1159 Kata

Nana mengetuk pintu kamar adik iparnya dengan pelan. Tidak ada sahutan suara dari dalam namun pintu itu terkunci rapat. Nana yakin jika adik iparnya ada di dalam hanya saja dia tidak mau membukakan pintu. "Ka, buka pintunya, Mbak mau bicara sebentar." Kata Nana lembut sambil terus mengetuk pintu kamar adiknya. Tidak ada sahutan dan juga tidak ada perubahan pada pintu itu. Namun Nana masih terus mencoba membujuk Asoka agar mau membuka pintu kamarnya. Sebenarnya dia juga memendam emosi dan banyak pertanyaan setelah mendengar ucapan Asoka tadi, hanya saja dia mencoba untuk memendam emosi itu. Karena semua masalah tidak akan beres jika diselesaikan dengan amarah. "Ka, kamu nggak bisa diam saja seperti ini. Kita bicarakan semuanya baik-baik, masalah tidak akan selesai kalau kamu pendam se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN