Aldo menyandarkan punggungnya di mobil. Dia menunggu kekasihnya itu di depan sanggarnya. Sudah 5 menit dia di sana. Tangannya memegang sebuket bunga mawar merah dan putih. Seringkali dia menciumi bunga itu. Semerbak harumnya membuat Aldo tersenyum. Semoga saja Asoka suka dengan bunga yang dia bawa ini. Sejak pertemuannya dengan Pak Ratno kemarin, hatinya selalu tenang. Moodnya sangat bagus hingga dia tidak pernah berhenti menyunggingkan senyum. Walaupun Pak Ratno belum terang-terangan memberikan restu kepadanya, tapi tetap saja dia merasa perjuangannya mendapat kemajuan. Dia mendapatkan kesempatan untuk lebih dekat dengan Asoka dan keluarganya. "Mas Al..." Teriak Asoka dari seberang jalan. Dia melambai-lambaikan tangannya kepada Aldo yang bersandar di mobilnya. Aldo tersenyum melihat

