bab 4

232 Kata
usai mengobrol dengan Elsa,putri memutuskan untuk pulang ke rumah saat ini beban d pundaknya tidak terlalu berat karena berkat Elsa,iya bisa mendapat pekerjaan,putri tersenyum selama dia berajalan menuju rumah nya,menyusuri jalan kota yg saat ini cukup padat karena jam makan siang,membuat para pengguna roda dua dan empat,sibuk mencari tempat makan siang,putri begitu bercerita tidak seperti sebelum nya,yg begitu banyak beban pikiran. putri sudah membayangkan bila hutang ayah nya lunas,maka putri berencana melanjutkan kuliahnya yg sempat terputus,ntah sampai kapan impian nya akan terkabulkan,yg terpenting saat ini dia bisa mengumpulkan uang,untuk melunasi hutang itu,sejenak langkah nya terhenti melihat penjual nasi goreng,yg tengah mangkal d pinggir jalan.putripun langsung menghampiri gerobak nasi goreng itu.putri langsung menyapa dengan ramah. pak nasi goreng nya ya 3 porsi.ujar putri. siap neng,pedas gak neng,"tanya pak ujang pedagang nasi goreng. yg dua pedas yg satu enggak ya pak.,"jawab putri oke neng,BPK siapin dulu ya nasi goreng nya,"ujar mang Ujang,bergegas menyiapkan 3 porsi nasi goreng nih neng nasi goreng nya sudah siap neng,"ujar mang Ujang. terima kasih ya pak,"ujar putri sambil memberikan beberapa uang nya. sama sama neng,makasih yah udah jadi pelanggan tetap babak."ujar mang Ujang putri pun mengangguk mengiyakan. kalau gitu saya pulang ya pak,". iya neng,hati jalan nya.." gadis itu berjalan menjauhi gerobag nasi goreng itu,belum terlalu jauh berjalan, tiba tiba terdengar suara yg cukup keras. ggbbbrakkk mohon maaf bila ada kata2 Mimin yg kurang berkenan.. terima kasih sudah mampir..???
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN